Cara Buat SIM Online dan Offline Beserta Syaratnya

Saat ini cara buat SIM secara online sudah tersedia. Sehingga bisa lebih mempermudah dalam proses pengurusan. Namun, dalam hal tes praktik tetap harus offline.

Surat Izin Mengemudi (SIM) menjadi salah satu dokumen penting yang harus dimiliki setiap warga yang sudah memenuhi persyaratan. Memiliki SIM juga menjadi bukti menaati peraturan pemerintah.

Hanya saja yang menjadi kendala saat ini adalah proses pengurusannya. Banyak yang gagal saat melewati tes teori ataupun tes praktik, sehingga harus mempersiapkan dengan matang sebelum mengurusnya.

Cara Buat SIM

Jenis SIM dan Penggunaannya

Di Indonesia terdapat beberapa jenis SIM yang disesuaikan dengan jenis kendaraan menurut spesifikasi yang sudah ditentukan. Sehingga, pengendara hanya perlu mengurus SIM sesuai kebutuhan yang sekiranya memang diperlukan.

Misalnya, untuk jenis kendaraan Sepeda Motor dengan mesin di bawah 250 cc maka jenis yang harus dimiliki adalah SIM C. Berikut jenis SIM dan penggunaannya;

  • SIM Internasional

Untuk yang mengemudikan kendaraan dengan cakupan Internasional, adapun jenisnya adalah A, B, C, D dan E

  • SIM A

Untuk yang mengemudikan mobil penumpang dan barang perseorangan yang batasan beratnya tidak boleh melebihi 3,5 ton atau setara 3.500 Kg.

  • SIM A Umum

Untuk yang mengemudikan mobil penumpang dan barang umum yang batasan beratnya tidak boleh melebihi 3,5 ton atau setara 3.500 Kg.

  • SIM B I

Untuk yang mengemudikan mobil penumpang dan barang perseorangan yang batasan beratnya melebihi 3,5 ton atau setara 3.500 Kg.

  • SIM B I UMUM

Untuk yang mengemudikan mobil penumpang dan barang umum yang batasan beratnya melebihi 3,5 ton atau setara 3.500 Kg.

  • SIM B II

Untuk yang mengemudikan kendaraan berupa Alat Berat, kendaraan gandengan peorangan dengan berat lebih dari 1 ton atau 1.000 Kg.

  • SIM B II Umum

Untuk yang mengemudikan kendaraan berupa Alat Berat, kendaraan gandengan umum dengan berat lebih dari 1 ton atau 1.000 Kg.

  • SIM C

Untuk yang mengemudikan Sepeda Motor yang memiliki mesin dengan kapasitas dibawah 250 cc

  • SIM C I

Untuk yang mengemudikan Sepeda Motor yang memiliki mesin dengan kapasitas antara 250-500 cc

  • SIM C II

Untuk yang mengemudikan Sepeda Motor yang memiliki mesin dengan kapasitas diatas 500 cc

  • SIM D

Untuk yang mengemudikan Sepeda Motor bagi penyandang Disabilitas

  • SIM D I

Untuk yang mengemudikan Mobil bagi penyandang Disabilitas

Biaya Pembuatan SIM

Untu biaya pembuatan SIM terdapat perbedaan pada masing-masing jenisnya. Selain itu, perbedaan tarif juga berlaku untuk pembuatan baru dan perpanjangan. Daftar tarifnya bisa dilihat dalam tabel berikut.

polresta.jambi.polri.go.id

Cara Buat SIM Online

Peserta hanya memerlukan persiapan dan mengikuti beberapa tes. Cara sim SIM online sebenarnya hampir sama dengan prosedur offline.

Lalu, apa saja tahapan-tahapan yang dilewati dan proses untuk membuat sim secara online? Berikut akan dibahas mengenai tahap-tahapannya.

1. Registrasi Pendaftaran Secara Online

Untuk membuat SIM, peserta diharapkan melakukan pendaftaran terlebih dahulu. Untuk langkah-langkah cara buat SIM online, peserta dapat melakukan registrasi pendaftaran secara online di website resmi Polresta wilayah masing-masing.

2. Melakukan Pembayaran

Setelah melakukan pendaftaran secara online, peserta akan mendapat pemberitahuan bahwa telah berhasil melakukan pendaftaran di website resmi.

Peserta akan mendapatkan pemberitahuan ini di email masing-masing. Disini peserta dapat melakukan pembayaran administrasi via Bank atau ATM.

Simpan kembali bukti pembayaran atau bukti transfer untuk konfirmasi saat melakukan tes.

3. Mengunjungi Gerai SIM

Peserta selanjutnya dapat mengikuti tes di area atau gerai SIM yang telah dipilih. Peserta dapat bebas memilih lokasi pendaftaran namun masih dalam wilayah domisili masing-masing.

Disini peserta  akan melewati beberapa tahap lagi untuk mendapatkan SIM. Dokumen yang dibutuhkan juga diperlukan saat mengunjungi lokasi yang telah ditetapkan untuk mendaftarkan diri agar mendapatkan SIM.

4. Mengikuti Ujian

Sama seperti cara membuat SIM secara offline, peserta yang telah mendaftar secara online juga harus mengikuti beberapa ujian untuk mendapatkan SIM.

Umumnya untuk mendapatkan SIM, peserta akan melalui 2 jenis ujian yang akan dilalui.  Peserta dapat mengikuti ujian teori terlebih dahulu dan jika sudah selesai dapat mengikuti ujian praktek yang diarahkan.

Ujian teori disini peserta diharapkan dapat menjawab soal mengenai lalu lintas. Peserta diberikan beberapa waktu untuk menjawab soal. Kemudian peserta dapat mengikuti ujian praktek.

Sama seperti dengan ujian online, peserta akan melewati beberapa rintangan saat berkendara dan akan diawali oleh pihak panitia.

5. Pengambilan SIM

Sebelum mengambil SIM, peserta akan melakukan pemotretan untuk kartu SIM yang akan didapatkan. Kemudian peserta akan diminta kembali dalam beberapa waktu kemudian untuk mendapatkan SIM yang telah dicetak.

Inilah beberapa tahapan atau cara buat SIM online dan offline yang dapat menjadi informasi bagi yang akan membuat sim. Membuat SIM sama halnya dengan membuat kartu identitas pribadi.

Adanya SIM akan membuat kita menjadi lebih mematuhi peraturan berkendara. Dalam beberapa kasus, SIM dapat menjadi pengganti sebagai penunjuk kartu identitas.

Kumpulan tutorial populer lain!

Cara Membuat SIM Secara Offline

Untuk mengurus pembuatan SIM secara offline pengendara bisa langsung mendatangi Polres terdekat.

Yang tidak kalah penting, sebelumya harus mempersiapkan berkas-berkas yang nantinya dibutuhkan dalam proses pembuatan.

1. Memenuhi Persyaratan

Syarat wajib untuk mengurus dan bisa memiliki SIM adalah sudah berusia 17 tahun. Kemudian kesehatan yang bersangkutan baik secara jasmani maupun rohani dalam keadaan prima.

Dalam hal ini dibuktikan dengan surat keterangan sehat yang bisa didapatkan dari dokter ataupun instansi kesehatan.

2. Menyiapkan Dokumen

Dokumen yang perlu disiapkana dalah Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Keterangan Sehat dari dokter atau instansi kesehatan. Untuk keterangan sehat sebaiknya mencari informasi terlebih dahulu, apakah bisa mengurus dari tempat terdekat atau dengan cara lain.

3. Melakukan Pendaftaran

Setelah mempersiapkan berkas yang dibutuhkan, langkah selanjutnya adalah melalukan pendaftaran dan mengikuti beberapa proses sesuasi arahan. Dalam tahap ini siapkan juga biaya registrasi yang jumlahnya sudah ditentukan.

4. Mengikuti Ujian Teori dan Praktik

Dalam tahapan ini, peserta juga harus mengikuti beberapa tes yang telah disiapkan. Beberapa tes tersebut berhubungan tentang seputar berkendara.

Adapun tes yang akan dilalui adalah ujian teori dan praktik. Untuk ujian teori, peserta diharapkan dapat menjawab soal yang membahas mengenai tentang berkendara.

Disinilah wawasan para peserta mengenai lalu lintas akan diuji. Ujian dilakukan selama beberapa waktu yang telah ditentukan.

Jika lolos ujian teori, maka peserta akan mengikuti tahapan selanjutnya yaitu praktek berkendara sesuai jenis SIM yang diurus.

Dalam mengikuti ujian praktik, peserta akan melalui beberapa tahap berupa rintangan yang diawasi oleh pihak Polisi.

Jika berhasil maka peserta akan langsung mendapakat SIM, dan jika gagal akan mengikuti tes kembali dengan waktu yang sudah dijadwalkan.

5. SIM Dapat Diambil

Tahap ini khusus untuk peserta yang berhasil melewati tahapan tes baik teori maupun praktik. Peserta tinggal menunggu beberapa waktu hingga dipanggil untuk mengambil SIM yang telah jadi.

Siapkan juga, jumlah biaya yang nantinya akan digunakan untuk membayar.

Ketika mendaftarkan diri untuk mendapatkan SIM, jangan lupa untuk melengkapi semua persyaratan yang telah ditentukan. Dan juga pastikan membawa kartu identitas saat proses pengambilan SIM.

Leave a Comment