cara menghitung persen

Cara Menghitung Persen Bunga, Keuntungan dan Diskon

cara menghitung persen
Cara Menghitung Persentase \ Freepik

Dalam kehidupan sehari-hari istilah persentase kerap digunakan dalam berbagai transaksi. Bukan saja untuk menentukan keuntungan dan kerugian, dalam penerapan diskon pun lazim menggunakan persen. Lantas sebenarnya, bagaimana contoh dan cara menghitung persen yang mudah?

Terdapat beberapa cara untuk menentukan persentase, selain dengan cara manual bisa memanfaatkan kalkulator ataupun aplikasi di gadget yang kita miliki. Untuk penggunaan yang lebih kompleks dan memuat banyak data, sebaiknya menggunakan bantuan seperti microsoft excel.

Khusus dalam memahami penggunaan presentase dalam diskon sebaiknya tidak terlalu berlebihan dalam menanggapinya. Karena penerapan  tersebut lebih ke strategi marketing penjual. Bisa jadi mereka menawarkan diskon 50% bahkan lebih, padahal harga tersebut sudah disetting sedemikian rupa agar tetap untung.

Rumus dan Cara Menghitung Persen

Berikut ini penjelasan singkat tentang rumus dan cara menghitung persen yang bisa diterapkan dalam berbagai hal.

Rumus Menghitung Persen

Sebelum membahas beberapa contoh dalam penggunaan persen dalam berbagai hal, baiknya kita mengetahui rumus dasar persen terlebih dahulu. Adapun rumus menghitung persen pada dasarnya adalah sebagai berikut;

PERSENTASE (%) = JUMLAH BAGIAN/JUMLAH KESELURUHANX1OO%

JUMLAH BAGIAN = PRESENTASE(100%)XJUMLAH KESELURUHAN

JUMLAH KESELURUHAN = PERSENTASE (100%)XJUMLAH BAGIAN

Dengan memahami rumus ini, kita bisa mengganti rasio, pecahan, desimal dan bentuk lain ke dalam bentuk persen. Cara menghitungnya adalah mengalikan pecahan dengan angka 100. Untuk penerapannya kita akan menggunakan contoh sederhana dengan menggunakan rumus tersebut.

Andi membeli buah mangga sebanyak 100 biji  (Jumlah keseluruhan) yang akan dijual kembali. Pada hari yang sama, Andi berhasil menjual buah mangga sejumlah 50 biji (Jumlah Bagian). Berapa persentase penjualan mangga pada hari tersebut?

Persentase
=Jumlah Bagian / Jumlah Keseluruhan X 100%
=50/100 X 100%
=0.5 X 100%
=50%

Sedangkan untuk mengetahui jumlah bagian kita akan mencoba menggunakan contoh yang sama, namun mengubah pernyataannya.

Andi membeli buah mangga sebanyak 100 biji  (Jumlah keseluruhan) yang akan dijual kembali. Pada hari yang sama, Andi berhasil menjual buah sebanyak 50% dari jumlah mangga yang ada (Persentase). Berapa buah mangga yang terjual pada hari tersebut?

Jumlah Bagian  
=Persentase X Jumlah Keseluruhan
=50% X 100Biji
=50/100 X 100Biji
=50 Biji

Kita juga bisa menerapkannya untuk mengetahui jumlah keseluruhan apabila jumlah bagian dan presentase sudah diketahui. Namun, soal seperti ini tentu jarang dijumpai.

Andi berhasil menjual 50% (Persentase) dari jumlah stok buah mangga yang dimiliki. Setelah dihitung, jumlah mangga yang terjual adalah 50 biji (Jumlah Bagian). Berapa jumlah stok keseluruhan mangga Andi sebelumnya?

Jumlah Keseluruhan
=Persentase X Jumlah Bagian
=50% X 50
=50/100 X 50
=100 Biji

Cara Menghitung Persentase Bunga Bank, Pinjaman, Kredit dll

Dalam berbagai transaksi jual beli, persentase digunakan untuk berbagai keperluan. Misalnya dalam melakukan kredit barang berupa motor, mobil, elektronik, rumah dan lainnya. Sebelum memutuskan untuk melakukan transaksi tersebut, baiknya mengetahui hitung-hitungan bunga yang akan dibayarkan. Sehingga menjadi bahan pertimbangan untuk memutuskannya.

Contoh 1

Arman membeli handphone seharga 5.000.000 dengan cara kredit selama setahun. Sebenarnya harga kes dari HP tersebut adalah 4.000.000. Arman ingin mengetahui berapa persen bunga yang dibayarkan untuk transaksi kredit HP tersebut. Coba silahkan bantu memnjawabnya.

Harga kredit =5.000.000
Harga kes =4.000.000
Selisih =1.000.000
Rumus =Jumlah Bagian / Jumlah Keseluruhan X 100%
Persentase =1.000.000 / 5.000.000 X 100%
=0.2 X 100%
=20%

Jadi selama setahun Arman harus membayar bunga sejumlah 20% dari harga kredit. Adapun jika dikonversi dalam hitungan bulan, maka 1.000.000/12= 83.300. Adapun untuk besaran cicilan perbulan tinggal membagi 5.000.000/12=416.666.

Contoh 2

Afrizal membeli rumah dengan cara kredit selama 10 tahun. Harga kes rumah tersebut adalah 156.000.00. Karena menggunakan sistem kredit, maka dalam waktu 10 tahun tersebut harga rumah adalah 240.000.000. Berapa persen bunga yang harus dibayar Afrizal?

Harga Kredit = 240.000.000
Harga Kes = 156.000.000
Selisih =240.000.000-186.000.000= 54.000.000
Bunga (%) =Jumlah Bagian/Jumlah KeseluruhanX100%
=54.000.000/240.000.000X100=22.5%

Jadi jumlah bunga selama sepuluh tahun adalah 22.5 % dari harga rumah kes. Jika dihitung perbulan maka bunga yang ditanggung adalah 54.000.000/120(bulan)=450.000. Cicilan perbulan rumah tersebut adalah 240.000.000/120=2.000.000.

Contoh 3

Intan meminjam uang di Bank sejumlah 25.000.000 dengan tempo 5 tahun. Adapun bunga yang diberikan pihak Bank adalah 1 % perbulan dari jumlah pinjaman. Berapa cicilan perbulan dan jumlah uang yang harus dikembalikan Intan keseluruhan?

Jumlah Pinjaman =25.000.000
Waktu = 5 tahun=60 bulan
Bunga /bulan (%)= 1%/bulan
Bunga /bulan Rp= 1/100X25.000.000=250.000
Bungan Keseluruhan (%)=1%X60 bulan=60%
Bunga = 250.000X60=15.000.000
Jumlah tanggungan =Pinjaman + Bunga
=25.000.000+15.000.000=40.000.0000
Cicilan perbulan = 25.000.000+15.000.000/60
= 40.000.0000/60=666.666

Baca juga: Tips dan Cara Jualan Secara Online

Cara Menghitung Persen Keuntungan dan Kerugian

Dalam melakukan jual beli tentu yang diharapkan adalah sebuah keuntungan. Selain untuk mengetahui keuntungan, kerugian dan diskon persentase juga bisa digunakan untuk menetapkan harga jual. Berikut penjelasan cara menghitung persen keuntungand an kerugian.

Cara Menghitung Persen Keuntung Manual

Cara pertama untuk menghitungnya adalah menggunakan cara manual, artinya tidak menggunakan alat otomatis seperti software atau aplikasi. Dalam transaksi sederhana tentu cara ini banyak digunakan, karena tidak memerlukan hitung-hitungan yang rumit. Berikut ini adalah langkah menghitungnya.

1. Menghitung Harga Jual dan Harga Beli

Seperti yang sudah diketahui bahwa keuntungan merupakan selisih dari harga jual dan harga beli. Dimana harga jual yang didapatkan haruslah lebih besar dibandingkan harga beli. Dengan begitu baru seseorang dianggap sudah mendapatkan keuntungan. Apabila terjadi sebaliknya maka itu sama saja dengan kerugian, sehingga sama sekali tidak bisa dilakukan persentase perhitungan.

2. Memisahkan Semua Pendapatan

Selain mencari selisih terkait dengan besaran harga jual dengan harga beli, hal selanjutnya yang bisa dilakukan adalah memisahkan semua pendapatan yang didapat. Biasakan untuk mencatat berapa modal yang digunakan serta berapa penghasilan yang didapat. Pisahkan kedua uang tersebut dan jangan sampai tercampur. Hal ini dilakukan agar perhitungan lebih mudah untuk dilakukan.

3. Menggunakan Rumus

Setelah mengetahui kedua selisih tersebut, maka cara selanjutnya adalah mulai menggunakan rumus perhitungan. Adapun rumus perhitungan ini sangat mudah untuk digunakan dan juga diterapkan. Berikut ini adalah rumusnya.

  • Persentase Keuntungan= Untung/Harga Beli X 100%
  • Persentase Keuntungan= Untung/Modal X 100%

Ketika sudah mengetahui rumusnya, maka langkah selanjutnya adalah memulai perhitungan. Berikut ini adalah contoh sederhannya, Pak Nanang membeli mobil dengan harga Rp 120 juta, setahun kemudian dia menjual mobil tersebut dan laku di angka Rp 150 juta. Melihat contoh soal tersebut cara yang bisa digunakan adalah sebagai berikut:

Menghitung keuntungan
Keuntungan            
=Harga Jual – Harga Beli                    
= 150.000.000-120.000.000
= 30.000.000
Memasukkan rumus
Presentase Keuntungan   
=Untung / Harga Beli X 100%
=30.000.000 / 120.000.000×100%
=0.25X100%
=25%

Jadi keuntungan Pak Nanang dalam transaksi jual beli mobil tersebut adalah 25%. Selain contoh di atas, penggunaan persen juga bisa daplikasikan dalam untuk menetapkan harga jual sebuah barang.

Dalam kasus ini misalnya, Pak Nanak Membeli mobil dengan harga 140.000.000. Untuk harga jualnya Pak Nanak menargetkan keuntungan sebesar 20%, sehingga hasilnya adalah 168.000.000. Penerapannya adalah

Target Keuntungan
=Persentase X Harga Beli
=20% X Harga Beli
=20 % X 140.000.000
=20 /100 140.000.000
=0.20 X 140.000.000
= 28.000.000
Penetapan Harga Jual
= Harga Beli+Target Keuntungan
= 140.000.000+28.000.000
=168.000.000

Menggunakan Cara Online

Selain dengan manual, persentase ini bisa dihitung menggunakan online. Untuk menghitung persentase keuntungan secara online ini bisa digunakan untuk mengetahui keuntungan maupun kerugian. Sehingga pengguna tidak perlu lagi repot melakukan perhitungan secara manual. Sesuai dengan namanya metode ini membutuhkan koneksi internet dan perangkat digital untuk bisa menggunakannya.

1. Menginstal Aplikasi Perhitungan

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menginstal ataupun membuka halaman web perhitungan persentase online. Untuk menemukannya tidak sulit karena sudah cukup banyak tersedia. Baik itu aplikasi maupun web yang bisa digunakan sehingga cara menghitung persen ini memang sangat mudah untuk dilakukan.

2. Mengetahui Semua Nilai

Setelah membuka aplikasinya, maka langkah selanjutnya adalah mengetahui semua nilai yang ingin dihitung. Seperti selisih keuntungan maupun kerugian yang didapatkannya. Dengan begitu perhitungan akan lebih mudah dan lebih cepat untuk dilakukan.

3. Melakukan Perhitungan

Ketika semua nilai sudah diketahui, maka langkah selanjutnya adalah mulai melakukan perhitungan. Perhitungan ini bisa dilakukan dengan cara menginput semua data yang tadi sudah didapatkan. Lalu setelahnya pengguna bisa memilih opsi melakukan perhitungan, dan menunggu beberapa saat untuk mendapatkan hasilnya. Setelahnya, selesai persentase keuntungan dan kerugian bisa didapatkan dengan cepat.

Menggunakan Microsoft Excel

Selain dengan metode online, metode lain yang tidak kalah cepat dan mudah untuk dilakukan adalah menggunakan microsoft excel. Ms  Excel memang terkenal sebagai sarana yang tepat untuk melakukan perhitungan. Dengan cara ini pengguna tidak perlu repot-repot untuk melakukan perubahan karena sudah didukung tool yang lengkap.

1. Menerapkan Format Persentase

Pertama adalah menerapkan format persentase pada semua kolom excel baik itu kolom baru yang masih kosong, maupun kolom yang sudah terisi. Untuk menerapkan format persentase ini ada banyak cara yang bisa dilakukan seperti langsung mengganti format persen yang ada di tab home, mengganti number dengan percent. Pada kotak dialog format cells memilih format percentage.

2. Melakukan Perbandingan Nilai

Nilai atau variabel ini diperlukan untuk digunakan sebagai perbandingan sehingga bisa ditemukan hasil persentase yang diinginkan. Karena namanya perbandingan, maka sedikitnya harus ada dua nilai yang dimiliki. Kalau kerugian berarti harga beli-harga jual dan nanti selisihnya dibagi dengan harga beli. Setelahnya tinggal kalikan 100% untuk mendapatkan bentuk persen.

3. Memasukkan Semua Rumus ke Dalam Kolom

Terakhir adalah memasukkan semua rumus dan nilai yang sudah didapatkan. Setelah semuanya dimasukkan dan data sudah benar, maka otomatis hasil akhirnya akan langsung dalam bentuk persentase. Perbandingan nilai dan perhitungan selisih menggunakan excel ini dianggap sebagai cara yang jitu dan hasil yang didapatkan juga akurat, sehingga metode ini bisa dijadikan sebagai metode utama.

Menghitung Persentase Diskon Secara Online

Terakhir adalah kegiatan yang paling disenangi oleh banyak orang, utamanya ibu-ibu. Diskon ini merupakan potongan harga yang biasa diberikan pada beberapa barang yang bisa dibeli. Terkadang seseorang merasa kesulitan dalam melakukan perhitungan diskon ini, padahal terkadang perhitungan diskon ini harus dilakukan dengan cepat karena diburu waktu jadi jalan satu-satunya adalah menggunakan metode online.

1. Membuka Website Perhitungan Online

Hal pertama yang bisa dilakukan adalah membuka website perhitungan online yang sudah banyak tersedia. Jadi pengguna tidak perlu repot untuk menginstal aplikasi lain yang bisa menambah beban pada memori internal handphone. Cukup buka saja web dan perhitungan bisa dilakukan langsung dengan hasil yang bisa didapatkan dengan cepat.

2. Mengetahui Harga dan Diskon

Pada saat menemukan website yang ingin digunakan, maka langkah selanjutnya adalah memasukan data. Data ini berupa harga barang yang ingin dibeli serta berapa diskon yang diberikan. Cukup input saja kedua data tersebut dan jangan khawatir perhitungan tidak bisa dilakukan, karena angkanya cukup rumit ataupun karena alasan lainnya.

3. Melakukan Perhitungan

Setelah data sudah berhasil dimasukkan dan sudah dipastikan bahwa itu benar, maka hal selanjutnya adalah memilih opsi melakukan perhitungan. Saat mengklik opsi melakukan perhitungan ini pengguna hanya tinggal menunggu beberapa saat saja. Biarkan mesin bekerja sebentar dan tidak lama hasilnya bisa segera didapatkan.

Jadi begitulah metode dan cara menghitung persen yang bisa dilakukan sesuai kebutuhan. Selain menghitung keuntungan, kerugian, bunga dan diskon tentu masih banyak lagi yang bisa diterapkan.

Leave a Comment