Yuk Kenalan Dengan Baby Boomer, Sejarah, Kontribusi Dan Kondisi Saat Ini

baby boomer
ilustrasi Generasi Baby Boomer

Bagi yang sering berselancar di media sosial, mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah Baby Boomer.

Istilah tersebut muncul seiring dengan munculnya istilah lain seperti Generasi X, Generasi Y, atau Generasi Millenial. Bagi yang masih bingung, berikut ini penjelasan tentang Baby Boomer: Sejarah, Kontribusi, dan Kondisi Saat Ini.

Sejarah Baby Boomer

Baby Boomers adalah sebutan bagi sekelompok individu atau generasi orang-orang yang lahir pada tahun 1946 hingga 1964. Istilah generasi Baby Boomers sendiri muncul karena pada tahun tersebut sedang terjadi perang dunia.

Namun, Baby Boomers tidak berkaitan sama sekali dengan perang dunia. Baby Boomers lebih lekat kaitannya dengan ledakan kelahiran selama masa perang dunia.

Pada masa perang dunia, terjadi ledakan kelahiran yang cukup signifikan sebelum akhirnya dunia memperkenalkan obat yang dapat mengontrol kelahiran.

Istilah Baby Boomer kembali naik daun pada beberapa tahun lalu ketika ada video yang diunggah pada platform TikTok. Pengunggah video tersebut menyatakan generasi saat ini sebagai generasi pemalas dan idealis.

Karakter Generasi Baby Boomer

Generasi Baby Boomer yang lahir saat dunia belum semodern sekarang membuat mereka memiliki karakter-karakter yang berbeda dibandingkan dengan generasi saat ini.

Karakter ini disebabkan karena keterbatasan informasi dan teknologi membuat mereka tumbuh dengan karakter-karakter yang cukup keras. Berikut ini adalah karakter dari generasi Baby Boomer

1. Pekerja Keras dan Kompetitif

Menurut beberapa penelitian, generasi ini memiliki sifat yang kompetitif. Orang-orang yang lahir pada tahun 1940-1960an merupakan orang-orang yang mengalami masa-masa sulit dunia.

Sehingga mereka akan melakukan apapun agar dapat memenuhi kebutuhannya. Ditambah lagi karena pada masa itu terjadi ledakan jumlah penduduk, mau tidak mau mereka harus bersaing dengan ketat.

Kondisi-kondisi saat masa kelam itu membuat para generasi Baby Boomer memiliki karakter pekerja keras yang sangat kompetitif. Mereka sangat berorientasi pada hasil dan pencapaian serta dedikasi.

Bahkan mereka disebut sebagai generasi yang fokus pada karir. Hal ini tentu karena mereka masih terbawa dengan karakter yang terbangun selama masa perang dunia.

2. Tidak Suka Menerima Kritik

Agar dapat mencapai tujuannya, generasi Baby Boomer selain menggunakan berbagai cara juga bersifat anti kritik. Karakter anti kritik ini muncul agar mereka dapat bertahan hidup pada masa perang dunia yang terbawa hingga sekarang.

Mereka juga senang mengkritik para generasi muda di tempat kerja karena dianggap tidak memiliki etika dan komitmen.

Bagi generasi Baby Boomer, komitmen, loyalitas, dan etika dalam bekerja harus dijunjung tinggi. Hal ini menjadi nilai positif yang dibawa oleh Baby Boomer.

Sayangnya mereka cenderung kaku dalam sangat menjunjung tinggi hierarki jabatan serta sulit untuk menerima perubahan yang masif. Perubahan masif yang membawa pengaruh pada mereka cenderung ditolak.

3. Berorentasi Pada Kelompoknya

Dibanding dengan generasi milenial saat ini yang cenderung mandiri, generasi Baby Boomer lebih berorientasi pada kelompok. Hal ini disebabkan karena pada masa peperangan yang serba sulit, mereka dipaksa harus bekerja sama untuk dapat bertahan hidup.

Mereka membentuk kelompok-kelompok yang sejalan dengan pemikiran mereka dan saling melindungi satu sama lain.

Sehingga tidak jarang jika generasi ini memiliki ikatan kekeluargaan yang sangat kuat dengan teman-teman sebaya mereka. Mereka akan bersemangat jika harus bertemu dengan teman-teman seperjuangan mereka saat masih muda dulu.

Mereka juga tidak akan segan-segan membantu jika ada teman seperjuangan mereka yang sedang mengalami kesulitan.

4. Peduli pada Keluarga

Meski terkesan sangat kaku, tetapi seseorang yang termasuk dalam generasi Baby Boomer ternyata seseorang yang peduli pada keluarga.

Tampaknya, kondisi peperangan yang serba kesulitan membuat mereka mengerti arti penting keluarga, dan tidak ingin keluarganya merasakan hal yang sama seperti yang mereka rasakan. Oleh sebab itu, mereka cenderung sangat dekat dengan keluarganya.

Beberapa hal yang dapat dilihat dari sifat ini adalah dari bagaimana mereka menghabiskan penghasilannya. Mereka akan rela hidup sederhana agar dapat menabung sehingga dapat dimanfaatkan oleh anak cucunya nanti.

Mereka juga menghabiskan sebagian penghasilannya untuk melakukan investasi dengan membeli aset seperti tanah dan rumah agar dapat ditinggali oleh anaknya nanti.

Kontribusi Baby Boomer bagi Generasi Muda Saat Ini

Pada masa kini, generasi Baby Boomer sudah memasuki masa-masa pensiun dan tidak lagi produktif. Namun, meski begitu mereka tetap memberikan kontribusi bagi para generasi muda. Beberapa kontribusi positif untuk generasi muda saat ini antara lain

1. Terus Bekerja Keras dan Pantang Menyerah

Salah satu nilai dan kontribusi positif yang ditanamkan generasi ini pada untuk kaum muda saat ini adalah sifat kerja kerasnya. Meski dianggap sebagai workaholic atau gila kerja, tetapi sifat positif ini terbukti mampu membuat mereka bertahan hidup hingga sekarang. Sesuatu yang patut dicontoh oleh para generasi muda agar tidak malas-malasan.

Para generasi muda juga belajar sikap kerja keras dan pantang menyerah yang diajarkan oleh para generasi Baby Boomer. Para generasi Baby Boomer meyakini bahwa untuk mencapai suatu hasil yang besar tentu terdapat pengorbanan. Sehingga penting sekali untuk tidak pantang menyerah saat mengejar sesuatu, agar segala sesuatunya bisa tercapai.

2. Beretika yang Baik

Salah satu hal yang sudah mengalami penurunan pada generasi muda saat ini adalah etika yang baik. Para generasi muda sering tidak acuh pada lingkungan sehingga membuat perilaku yang kurang baik dan kurang sopan. Perkembangan teknologi juga memberikan pengaruh terhadap perilaku yang ditunjukkan oleh para generasi muda saat ini.

Lain halnya dengan generasi Baby Boomer yang menjunjung tinggi adat istiadat. Meski seringkali dianggap kolot karena hal tersebut, ternyata sikap menjunjung tinggi adat istiadat dan beretika penting artinya di kehidupan bermasyarakat. Dengan menjunjung tinggi adat istiadat, beretika yang baik, dan sopan santun, membuat orang lebih menghargai orang lain.

Baca juga: Cari HP yang Murah ? Ada Nih Daftar HP 1 Jutaan

3. Menabung Demi Masa Depan

Hal yang bisa dipelajari dari generasi ini untuk generasi lainnya adalah kemampuan mereka untuk menabung. Menabung adalah perihal sederhana yang sering diabaikan oleh generasi muda saat ini.

Generasi muda saat ini cenderung untuk menghabiskan penghasilannya tanpa memikirkan tabungan dan kehidupan masa depan. Sangat bertolak belakang dengan generasi ini.

Generasi Baby Boomer yang merasakan kerasnya kehidupan semasa perang dunia pasti mengerti betapa sulitnya hidup pada saat itu sehingga mereka harus hidup sederhana.

Hidup sederhana dan menabung sudah menjadi karakter generasi Baby Boomer agar mereka dapat terus hidup hingga di  masa depan. Hal terpuji yang patut dicontoh oleh para generasi muda saat ini.

4. Menghindari Hutang dan Persiapan Dana Darurat

Selain menabung, kebiasaan baik lainnya yang ditularkan oleh generasi ini adalah upaya untuk menghindari hutang. Berhutang terutama untuk memenuhi kebutuhan yang tidak perlu sejatinya hanya akan memberikan dampak buruk pada kehidupan nantinya.

Selain itu, generasi Baby Boomer juga mengajarkan untuk mempersiapkan dana darurat agar bisa dipakai sewaktu-waktu saat kondisi genting.

Leave a Comment