uang panai adalah

Pengertian Uang Panai, Tanda Penghargaan untuk Wanita

pengertian uang panai

Uang panai adalah uang yang diserahkan pihak laki-laki kepada calon mempelai wanita dengan nominal tertentu. Istilah ini ada dalam tradisi pernikahan suku Bugis, Makassar. Dan uang panai menjadi hal yang tidak bisa dilewatkan dalam proses tersebut.

Bagaimana tidak menjadi hal yang serius, adanya uang panai terkadang menjadikan nyali laki-laki ciut ketika hendak melamar sang pujaan. Meskipun terkesan memberatkan, ini menjadi bukti bahwa pihak laki-laki sudah siap menjalin rumah tangga.

Pengertian uang panai secara sederhana bisa diibaratkan sebagai belanja yang diserahkan pada keluarga perempuan. Bagi yang sudah serius akan menikah, seharusnya tradisi semacam ini tidak membuat nyali laki-laki kendur, karena sudah menjadi tradisi turun temurun.

Baca juga : Cara Jualan Online

Pengertian Uang Panai

Seperti yang disinggung di atas, pengertian uang panai adalah uang atau harta yang diberikan calon mempelai laki-laki kepada keluarga calon mempelai wanita ketikan akan melamar sang kekasih.

Istilah ini digunakan dalam tradisi pernikahan suku Bugis. Pihak laki-laki harus memberikan sejumlah uang dengan nominal yang sudah ditentukan. Adapun jumlahnya tergantung berdasarkan strata si perempuan.

Terkadang ada informasi atau berita yang menghebohkan dengan besarnya jumlah uang panai yang diberikan. Sehingga, tidak mengherankan hal ini menjadi sebuah kontroversi bagi masyarakat luas perihal tradisi tersebut. Bagi yang belum mengetahui secara detail, akan beprasangka bahwa uang panai ini memberatkan laki-laki saat akan menikah.

Fakta Dibalik Tradisi Uang Panai

Dari besarnya uang panai yang diberikan, memang menjadi salah satu hal yang membuat laki-laki harus berfikir keras agar bisa mewujudkan pernikahan. Terlebih ketika si perempuan tidak mau menurunkan besaran uang panai.

Tidak sedikit proses pernikahan tidak berjalan dengan baik, atau bahkan gagal karena adanya uang panai yang nomilnya tinggi. Dibalik itu semua, terdapat beberapa fakta mengenai uang panai yang menarik untuk disimak.

1. Nominal Uang Panai Berdasarkan Latar Belakang

Menjadi salah satu syarat utama dalam tradisi pernikaha di suku Bugis, pihak laki-laki harus menyiapkan uang panai dengan nominal yang disepakati. Denga begitu proses pernikahan bisa diwujudkan.

Sedangkan besaran uang panai ini menjadi fakta menarik, dimana dalam hal nominalnya mengikuti latar belakang si gadis yang akan dilamarnya. Beberapa informasi mengatakan bahwa status pendidikan dan tingkat strata sosiao menjadikan uang panai terbilang tinggi.

2. Bukti Penghargaan untuk Wanita

Semakin besar uang panai yang diberikan, ini menandakan bahwa penghargaan kepada wanita yang dilamarnya juga semakin tinggi. Seperti yang diketahui bersama, bahwa uang panai adalah tradisi yang sangat dijunjung tinggi bagi masyarakat Bugis.

Wanita adalah sosok yang pantas untuk dihargai, tidak mengherankan budaya ini masih dijunjung tinggi. Terlebih saat calon mempelai wanita benar-benar telah menjadi seseorang yang terpilih.

3. Sebagai Motivasi Laki-laki untuk Bekerja Keras

Ketika laki-laki sudah mengetahui besarnya uang panai yang harus dibayarkan saat akan melamar perempuan, ini menjadi motivasi agar berusaha mempersiapkannya. Sehingga tidak ada waktu untuk berleha-leha atau santai seperti tidak ada beban.

Tingginya uang panai tersebut, menjadikan laki-laki akan sebisa mungkin mempersiapkan agar terpenuhi saat akan melamar perempuan idamannya.

4. Hubungan Gagal Karena Uang Panai

Meskipun banyak orang yang merasa tidak keberatan dengan adanya uang panai ini, namun faktanya banyak rencana pernikahan yang gagal akibat dari uang panai ini. Tingginya uang panai yang diberikan menjadikan laki-laki keberatan dan tidak mampu membayar uang panai yang ditentukan.

Hal ini berimbas pada kandasnya hubungan meski sudah sama-sama serius untuk melangkah ke jenjang serius.

5. Bisa Dinegoisasi

Meski jumlah yang harus dibayar sudah ditentukan, namun dalam hal ini masih bisa dibicarakan atau dinegoisasi agar rencana pernikahan bisa berlanjut ke jengjang serius. Meski tidak selalu berhasil, banyak fakta dari pihak wanita menurunkan nominal uang panai tersebut.

6. Laki-laki Tidak Sembarangan dalam Memilih

Karena tingginya uang panai yang haru diberikan, tentu hal tersebut menjadikan laki-laki tidak sembarangan saat akan mencari calon wanita untuk dipinangnya. Hal ini menjadikan perceraian di suku Bugis jarang terjadi.

Kehati-hatian dalam mencari sosok pendamping ini bisa menjadi salah satu hal positif ketika adanya tuntutan uang panai tersebut.

Dampak dari Besarnya Uang Panai

Meski umumnya terdapat pandangan bahwa, dampak dari uang panai identil bagi laki-laki karena harus menyiapkan atau merasa terbebani. Akan tetapi bagi perempuan terdapat juga stigma negatif fari masyarakat luas.

1. Anggapan Harga Diri Wanita Direndahkan

Ketika datang seorang laki-laki yang hendak meminang gadis namun mematok uang panai rendah tanpa melihat strata dari si wanita, hal itu membuat harga diri wanita serasa direndahkan.

Terlebih ketika keluarga dari si wanita terlalu ngotot dengan nominal uang panai yang diberikan. Biasanya ketika laki-laki tidak sanggup membayar dan menawar besarnya uang panai, menjadikan si wanita terasa direndahkan.

2. Menjadi Jarak Strata Sosial

Sebagai makhluk sosial tentunya kita sadar bahwa di dunia ini tidak semua orang memiliki uang yang lebih. Dari pengertian uang panai yang telah diketahui banyak orang, mereka selalu berfikir bahwa uang panai merupakan syarat melangsungkan pernikahan yang memberatkan.

Tak heran terdapat sekat antara kelas atas dan kelas bawah dalam masyarakat yang semakin jelas. Bisa dibayangkan saat ada sepasang kekasih dari strata sosial berbeda, pasti akan menemui kendala saat membicarakan uang panai.

3. Terjadinya Kawin Lari

Disadari atau tidak, faktanya banyak pasangan yang melakukan pernikahan kawin lari atau siri yang terjadi di suku Bugis. Bagaimana tidak, ketika dua pihak sudah benar-benar mencintai dan pihak laki-laki tidak mampu untuk memberikan uang panai yang menjadi syaratnya, mereka akan melakukan berbagai macam cara.

Ketika laki-laki bertanggung jawab, ia akan bekerja keras agar bisa mengumpulkan uang. Demikian sebaliknya, kawin lari juga tidak bisa dipungkiri.

4. Pergeseran Budaya

Uang panai adalah salah satu adat budaya namun sepertinya uang panai itu sendiri kini mulai tergeser. Hal tersebut karena terdapat masyarakat yang mulai mengacuhkan adanya uang panai tersebut.

Faktanya banyak dari masyarakat Bugis yang menjadikan uang panai bukan sebagai syarat untuk budaya, namun sebagai ajang gengsi semata.

Baca juga: Pengertian Teknologi Informasi

Pada dasarnya uang panai memiliki nilai positif yang terkandung di dalamnya. Ketika keegoisan akan uang panai dan tidak memikirkan bagaimana kondisi laki-laki, tentu adanya uang panai menjadi kontroversi belaka.

Meskipun adanya uang panai akan menjadi sarana memenuhi kebutuhan si wanita, namun hal tersebut hendaknya dilakukan kesepakatan saling memudahkan dari kedua belah pihak agar sama-sama nyaman.

Leave a Comment